Tugas UAS Bahasa Jurnalistik
Tuesday, July 3, 2018
Sunday, July 1, 2018
Harga Sayuran MAsih Tinggi
Pasca Lebaran Harga Timun Dan Kacang Masih Tinggi
Seminggu
sudah Hari Raya Idul Fitri 1439 H terlewati. Namun hingga kini harga
sayur-mayur di Pasar Klender,
Kabupaten Trenggalek,
masih juga mahal. Seperti mentimun
dan kacang masih mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional. “Yang masih
naik itu timun, dari Rp7.000 jadi Rp15.000 per kilo. Kalau kacang, dari
Rp10.000 jadi Rp20.000 per kilo,” kata pedagang sayur di Pasar Klender, Agus (24), kemarin.
Tidak
hanya itu, beberapa jenis
sayur-mayur pun masih ada yang sama dengan harga sebelum lebaran. Di antaranya
cabai keriting merah di harga Rp25.000 per kilo, cabai rawit setan sebesar
Rp30.000 per kilo, bawang putih Rp38.000 per kilo serta bawang putih jenis
kating Rp60.000 per kilo. “Kalau dibilang normal sudah sejak Senin. Tapi yang
namanya sayuran tidak menentu dan tidak bisa ditebak. Sebab, harga hari ini dan
besok bisa berbeda, entah faktor cuaca atau gagal panen,” ujarnya.
Jona Sijabat (Kabid Perdagangan
Disperindag Kabupaten Trenggalek)
menjelaskan, kenaikan harga sayur-mayur lebaran tahun ini
sebenarnya berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu bisa mencapai 20 hingga
30 persen dan tahun ini harga normal seperti biasanya. Untuk kapannya harga
pasar normal dari harga lebaran, pihaknya belum bisa memastikan. “Memang
puncaknya kenaikan terjadi kemarin-kemarin karena mau Lebaran.
Namun
jika ada oknum pedagang yang berani menaikkan harga tidak sesuai harga pasaran,
tentu pihaknya akan menindak tegas. “Kita lihat dulu karena apa kenaikan itu,
yang kita tahu kemarin stok tidak ada masalah. Kalau naik sendiri tentu akan
kita tindaklanjuti,” tutupnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)